Pada pekan ke-12 Premier League, Manchester City mengalahkan Fulham 5-1 di kandang sendiri, memperkuat posisi mereka dalam persaingan gelar juara. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Etihad, gol-gol City dicetak oleh Erling Haaland di menit ke-15, Julian Alvarez di menit ke-20, Phil Foden di menit ke-42, Bernardo Silva di menit ke-80, dan Jeremy Doku di menit ke-90+2. Satu-satunya gol Fulham dicetak oleh Joao Palhinha di menit ke-55.
Kendali Penuh di Babak Pertama
Manchester City memulai pertandingan dengan cepat dan hampir tidak memberi ruang bagi lawan di babak pertama. Tim tuan rumah unggul lewat gol Erling Haaland di menit ke-15, lalu memperlebar keunggulan menjadi dua gol setelah Julian Alvarez mencetak gol dari titik putih di menit ke-20. Gol Phil Foden di menit ke-42 menjelang akhir babak pertama memastikan City menuju ruang ganti dengan skor nyaman 3-0. Bermain dengan penguasaan bola sebesar 68%, City melepaskan 8 tembakan dan 5 di antaranya tepat sasaran.
Pendek Harapan Fulham
Fulham memulai babak kedua dengan lebih bersemangat dan berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi dua gol melalui Joao Palhinha di menit ke-55. Meskipun gol ini memberikan harapan sesaat bagi tim tamu, Manchester City tidak mengendurkan disiplin permainan mereka. Gol Bernardo Silva di menit ke-80 menentukan arah pertandingan, sementara gol Jeremy Doku di menit ke-90+2 memperlebar jarak menjadi empat gol. Dalam pertandingan ini, City total melepaskan 21 tembakan, sedangkan Fulham hanya mampu mencatatkan 6 tembakan.
Ringkasan Pertandingan dalam Angka
- Penguasaan bola: Manchester City 68% - 32% Fulham
- Tembakan: Manchester City 21 - Fulham 6
- Tembakan tepat sasaran: Manchester City 9 - Fulham 2
- Sudut: Manchester City 8 - Fulham 3
Kemenangan Kritis dalam Perebutan Gelar
Dengan hasil ini, Manchester City menggenapkan poin mereka menjadi 28 dan mempertahankan posisi di puncak klasemen. Fulham tetap berada di angka 15 poin, mempertahankan posisi mereka di papan tengah. Performa impresif City ini menjadi peringatan keras bagi para pesaing utama mereka dalam perebutan gelar. Terutama pemahaman permainan dan kemampuan penyelesaian akhir di babak pertama sekali lagi menunjukkan bahwa para pemain asuhan Pep Guardiola adalah favorit di musim ini.








