Juventus bermain imbang 1-1 melawan AC Milan di kandang sendiri pada pekan ke-34 Serie A. Milan unggul lebih dulu berkat penalti Christian Pulisic pada menit ke-38, namun Juventus menyamakan kedudukan melalui gol Kenan Yıldız di menit ke-64. Hasil ini membuat Juventus mengumpulkan 67 poin, sementara Milan tetap di 62 poin; kedua tim kehilangan poin krusial dalam persaingan juara.
Babak Pertama: Milan Dominan, Juventus Kesusahan
Pada babak pertama, Milan tampil lebih bersemangat di laga tandang. Di menit ke-15, tembakan Rafael Leão setelah masuk ke dalam dari sisi kiri melesat tipis di luar gawang. Pada menit ke-22, sundulan Tammy Abraham dari umpan Theo Hernández berhasil ditepis kiper Juventus, Michele Di Gregorio, ke arah sepak pojok.
Tekanan Milan berbuah hasil di menit ke-38. Setelah pelanggaran tangan oleh pemain bertahan Juventus di dalam kotak penalti, wasit menunjuk titik putih. Christian Pulisic mengeksekusi dengan tenang dan membawa Milan unggul 1-0. Gol ini menjadi tembakan tepat sasaran pertama Milan di pertandingan tersebut. Sisa babak pertama, Juventus menciptakan dua peluang lewat Dusan Vlahović dan Kenan Yıldız, tetapi skor tidak berubah.
Babak Kedua: Tekanan Juventus Berbuah Gol
Juventus memulai babak kedua dengan lebih agresif. Pada menit ke-52, tembakan jarak dekat Vlahović berhasil dihalau kiper Milan, Mike Maignan. Di menit ke-60, tembakan keras Kenan Yıldız membentur mistar gawang; momen ini menandai mulai dominasi Juventus dalam permainan.
Tekanan tersebut akhirnya membuahkan gol di menit ke-64. Kenan Yıldız menerima umpan dari luar kotak penalti, mengontrol bola, dan melepaskan tembakan kaki kiri yang akurat ke sudut jauh gawang. Skor menjadi 1-1. Gol ini merupakan gol keenam pemain muda tersebut di liga musim ini. Nilai xG Juventus naik menjadi 1.85 di akhir laga, sementara xG Milan hanya 0.92; angka ini menunjukkan kualitas peluang yang diciptakan tim tuan rumah di babak kedua.
Menit-Menit Akhir: Kedua Tim Berjuang untuk Kemenangan
Setelah skor imbang, tempo pertandingan meningkat. Di menit ke-78, dalam serangan balik cepat Milan, tembakan Abraham dari umpan Leão berhasil digagalkan Di Gregorio dengan menjatuhkan tubuh. Juventus kembali membahayakan gawang Milan di menit ke-84 melalui sundulan Vlahović dari umpan sepak pojok Kenan Yıldız; namun Maignan kembali tampil gemilang.
Di masa tambahan waktu, tekanan Juventus berlanjut tetapi mereka gagal menemui sasaran dalam tembakan-tembakan terakhir. Milan juga mendapat peluang melalui serangan balik di menit 90+3, di mana tembakan Pulisic berhasil ditepis Di Gregorio. Di detik-detik akhir, kedua tim mengambil risiko untuk menang, tetapi skor tetap bertahan.
Dampak pada Klasemen
Seri ini mengubah dinamika persaingan di puncak klasemen. Juventus kini tertinggal 4 poin dari pemimpin Inter, sehingga peluang mereka untuk juara menjadi lebih sulit. Milan tetap di zona Liga Champions UEFA dengan 62 poin, tetapi gagal memangkas jarak dengan Napoli di posisi ketiga. Kedua tim akan memasuki sisa musim dengan target yang lebih hati-hati.





